Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Friday, February 21, 2014

Tangga Lagu Terbaru Indonesia 2012


Tangga Lagu Terbaru Indonesia


Tangga Lagu Terbaru Indonesia. Bagi Pecinta musik tanah air, Lagu-lagu dan tangga lagu atau chart lagu terbaru Indonesia pasti sangat asik untuk di simak, karena, di tangga lagu itulah artis-artis favorit kita ataupun lagu favorit kita bersanding dan bertarung memperebutkan tahta sebagai Lagu Indonesia Terbaru 2012.

Bagi anda yang ingin tahu daftar Tangga Lagu Terbaru Minggu Ini musik Indonesia, berikut inilah daftar tangga lagu Indonesia yang berisikan semua genre lagu terpopuler di Indonesia saat ini.

Perlu di ingat bahwa tangga lagu ini bisa saja berbeda dengan tempat lain seperti list di radio, televisi dan atau bahkan situs-situs lain.
tangga lagu terbaru indonesia minggu ini

Tangga Lagu Terbaru Indonesia Terbaru 2012

  1. Cakra Khan - Harus Terpisah
  2. NOAH - Separuh Aku
  3. Agnes Monica - Muda (Le O Le O)
  4. Maudy Ayunda - Perahu Kertas
  5. Terry – Butiran Debu
  6. Sammy Simorangkir – Kesedihanku
  7. 5Romeo – Semenjak Ada Dirimu
  8. Firman feat. Alice – Jangan Pikirin Abang
  9. Momo Gheisa – Cobalah Mengerti
  10. Judika Idol – Bukan Dia Tapi Aku
  11. NOAH - Ini Cinta
  12. NOAH - Hidup Untukmu, Mati Tanpamu
  13. Last Child feat. Giselle - Seluruh Nafas Ini
  14. MahaDewi – Mengapa Oh Mengapa
  15. Giselle – Pencuri Hati
  16. NOAH - Raja Negeriku
  17. NOAH - Jika Engkau
  18. Coboy Jr – #Eeaaa
  19. NOAH - Terbangun Sendiri
  20. Yunika – Jawabannya Tidak
  21. Judika – Aku Yang Tersakiti
  22. NOAH - Tak Lagi Sama
  23. NOAH - Puisi Adinda
  24. NOAH - Sendiri Lagi
  25. PSY - Gangnam Style
  26. NOAH - Demi Kita
  27. Ungu – Percaya Padaku
  28. Anang feat Ashanty - Menentukan Hati
  29. Ungu - Kau Anggap Apa
  30. SMASH - Pahat Hati
  31. Armada - Hargai Aku
  32. Kotak – Selalu Cinta
  33. Ari Lasso – Cinta Terakhir
  34. Agnes Monica – Karena Ku Sanggup
  35. Cokelat – Tanpa Rasa
  36. Bondan Prakoso feat Fade 2 Black - Kita Selamanya
  37. Dmasiv – Semakin
  38. ST 12 – Dunia Pasti Berputar
  39. Syahrini – Aku Tak Biasa
  40. Ungu – I Need You
  41. Vierra – Seandainya
  42. Yovie & Nuno – Galau
  43. Astrid – Bukan Waktunya
  44. Drive – Katakanlah
  45. Ari Lasso ft Sandy Canester – Satu Cinta
  46. Cinta Laura – Guardian Angel
  47. Afgan – Bawalah Cintaku
  48. Goliath – Tinggal Seribu
  49. Kerispatih – Tertatih
  50. Ungu – Dia Atau Diriku


Itulah Lagu Terbaru Indonesia untuk bulan ini. Jika anda ingin mendownload MP3 Indonesia terbaru, anda bisa langsung mencari di 4shared atau waptrick dengan kata kunci nama artis dan judul  MP3 Lagu Indonesia terbaru. Apakah ada lagu favorit anda dalam daftar lagu terbaru diatas? Jangan lupa baca juga info Lagu Barat Terbaru yang juga menampilkan lagu-lagu Barat dan Mancanegara terlaris minggu ini. 
ReadFull Article ..

Thursday, December 19, 2013

7 Berita Hoax yang Paling Menghebohkan di Indonesia

Di era digital ini, sebuah berita dengan mudah menyebar dan cepat diterima masyarakat. Namun sayang, kemudahan akses ini terkadang baik sengaja atau tidak dimanfaatkan sebagian orang untuk menyebarkan berita palsu (hoax) demi beragam alasan dan tujuan. Berikut ini tujuh berita yang terbukti hoax yang sempat menghebohkan Indonesia.


1. Penampakan Awan Berdoa di Pemakaman Uje

 Kematian Ustadz Jefri al Buchori pada Jumat dini hari (26/4/2013) membuat masyarakat Indonesia terkejut. Banyak yang merasa kehilangan dengan kepergian ustadz gaul itu. Tak berselang lama dunia maya dihebohkan dengan beredarnya foto penampakan awan bervisual seorang tengah berdoa yang kabarnya di ambil di pemakaman sang ustadz. Tak sedikit yang percaya lalu mengaitkannya dengan keshalihan dai ternama ini. Sayangnya, kabar penampakan awan berdoa ini terbukti hoax!Diketahui, foto itu telah diunggah jauh sebelum hari kematian sang ustadz. 

Menurut Hanindita Setiadji (@mbakta) yang mengaku sebagai pemilik foto, dirinya mengunggah foto itu di Twitter 10 Maret 2013 lalu. Ia mengambil gambar itu pada 8 Maret 2013 di atas area kolam renang di kawasan Citos (Cilandak Town Square), Jakarta Selatan sekitar pukul 18.00 WIB. Foto serupa juga diunggah oleh akun allucardboy di forum Kaskus pada tanggal 2 April 2013, bahkan ia menyertakan foto-foto lain mengenai gambar awan itu dari sudut pandang angle lain juga.


2. UFO Melancong di Bali Selama Satu Jam


Pada 7 Juni 2011, Kompas.com memberitakan "UFO Melancong ke Bali Selama Satu Jam". Menurut saksi mata, benda itu terlihat seperti pesawat yang diam, tidak bergerak, hanya melayang di udara. Di bagian bawah pesawat ada banyak lampu yang menyala sangat terang, lihat foto di atas. Penampakan UFO itu berhasil diabadikan melalui kamera seluler.

Sayangnya, peristiwa tersebut terjadi pada malam hari. Gambar yang berhasil diambil hanya memperlihatkan lampu-lampu yang dikatakan berada di bagian bawah UFO tersebut. Sementara badannya sendiri tak terlalu jelas terlihat. Benarkah itu pesawat UFO?Dengan cara sederhana, seorang blogger berhasil membuktikan bahwa foto itu bukanlah pesawat UFO. Dengan mengatur kontras foto tersebut, maka terlihatlah apa yang ada di foto itu sesungguhnya.

 Ya, foto itu terlihat seperti sebuah lanskap darat. Di atas tiga cahaya di tengah, kita bisa melihat bagian gelap bersisi rata yang terlihat seperti atap bangunan. Di bagian kiri bawah terlihat adanya garis putih mirip seperti yang ada pada jalan raya.


3. Penampakan Awan Berbentuk Naga di Langit Ciawi


Pada Jumat, 21 Desember 2012, Detikcom menurunkan berita cukup menghebohkan, "Awan Berbentuk Ular Naga Menggantung di Langit Ciawi". Diilustrasikan, gumpalan awan membentuk ular naga, lengkap dari badan hingga kepala, seolah hendak menerkam mangsa. Peristiwa itu terjadi di arah tol Jagorawi menuju Puncak, Jumat (21/12/2012) sekitar pukul 17.15 WIB. Gumpalan awan aneh itu muncul secara tiba-tiba usai hujan deras.

Sontak fenomena alam menakjubkan itu menghebohkan warga dunia maya dan beredar luas melalui BBM. Namun sejam kemudian Detikcom meralat dan mengakui bahwa berita itu hanya hoax, apalagi banyak warga setempat mengaku tak tahu menahu dengan kejadian tersebut.


4. Video Malaikat Jatuh di Citos

Pertengahan September 2011, dunia maya digegerkan video mengenai jatuhnya obyek misterius bercahaya putih di kompleks pertokoan Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan. Sosok yang terekam kamera cctv pada malam hari (10/9/11) itu diyakini sebagai malaikat, hal ini tampak dari gambar yang terekam sekilas mirip makhluk yang memiliki sayap.


Pada 14/9/11, Vivanews menurunkan berita menjelaskan bahwa kejadian itu hanya hoax yang merupakan viral marketing dari sebuah produk parfum pria. Hal itu diperkuat hasil analisa pakar telematika Abimanyu Wachyoewidajat yang meyakini video tersebut adalah hasil rekayasa. Dan terbukti ketika salah seorang staf Event Exhibition Citos menyatakan bahwa video penampakan malaikat itu memang merupakan bagian dari sebuah event. Berikut videonya.


5. Gempar Ular Raksasa di Pedalaman Kalimantan


 Masyarakat dunia pernah dihebohkan oleh sebuah foto penampakan ular raksasa yang berenang di sungai pedalaman hutan Kalimantan. Berawal dari foto yang dimuat di surat kabar Telegraph, London pada 20 Februari 2009 lalu. Dalam keterangannya, foto itu di ambil dengan menggunakan helikopter di atas sungai Baleh.

Foto tersebut dengan cepat beredar di internet dengan kehebohan yang luar biasa. Namun akhirnya terbongkar bahwa itu merupakan hasil rekayasa photoshop. Gambar sungai dengan kerimbunan hutan di sekelilingnya ternyata diambil di sebuah website dari Kongo, Afrika. Inilah fotonya, sebuah aliran sungai tanpa ular di dalamnya.


6. Penampakan UFO di Blok M


Pada 16 Oktober 2009, koran Warta Kota menurunkan headline tentang penampakan UFO di atas langit apartemen Blok M, kemudian berita ini di kutip oleh Kompas.com. Benda yang diduga piring terbang itu difoto secara tidak sengaja oleh seorang warga di Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun tidak butuh lebih dari 24 jam kepalsuan berita itu pun terbongkar.

Foto itu terbukti hasil rekayasa photoshop. Ufonesia, sebuah organisasi peneliti UFO di Indonesia, mengatakan bahwa piring terbang pada foto tersebut adalah foto UFO yang terpotret di Green Bay, Wisconcin pada Januari 2007. Foto itu kemudian di crop dan digabung dengan foto sebuah gedung.

Pada 17 Oktober 2009, di sebuah blog seseorang mengaku bahwa dia lah pembuat foto rekayasa itu. Dia memberikan bukti tak terbantahkan, foto gedung apartemen (Taman Anggrek bukan Pakubuwono) yang belum diphotoshop.


7. Geger Video Macan Putih Mangsa Manusia


Pada November 2009 beredar video mengerikan, harimau putih memangsa manusia. Video sadis yang menghebohkan itu diduga terjadi di kebun binatang Taman Safari Indonesia, Cisarua Bogor, demikian dilansir Detikcom pada 28/11/2009. Namun pihak Taman Safari telah membantah berita yang meresahkan itu.Belakangan diketahui bahwa video itu merupakan gabungan dari dua video yang diambil di tempat dan waktu yang berbeda. 

Video pertama berisi serangan harimau putih terjadi sekitar November 2008 di kebun binatang Singapura. Sedang video kedua berisi proses identifikasi mayat korban serangan harimau di Jambi. Pada video yang kedua inilah didapati dialog berbahasa Indonesia sehingga terkesan peristiwa tragis tersebut terjadi di Indonesia.Nah pembaca, jadilah penikmat berita yang cerdas, berpikir kritis, tidak gampang percaya dan tidak tergesa menyebarkannya tanpa mengklarifikasi kebenarannya terlebih dahulu.
ReadFull Article ..

Monday, November 25, 2013

Asal mula nama Indonesia


Halo!
Sobat  :)

Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jazair al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa).


Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, lArchipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, lArchipel Malais).

Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur).

Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.



Indonesia
Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:

"... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians".

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.
Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: "Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago".

Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.
Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiƫr (orang Indonesia).

Identitas Politik
Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.
Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.
Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya :

"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda menolak mosi ini.
Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda". Dan setelah itu lahirlah bangsa Indonesia


Sumber= http://indonesiakemarin.blogspot.com/2007/09/asal-usul-nama-indonesia.html
ReadFull Article ..

Tuesday, October 29, 2013

TAHU Katalog Spare Part Motor di Indonesia

TAHU Katalog Spare Part Motor di Indonesia
Katalog spare part Suzuki, Yamaha, Honda, Kawasaki

updated :

sy tambahkan link ke katalog online dari keempat ATPM gede di Indonesia, supaya lebih mudah klo pengen tahu spare part original dan harganya :D

klik disini : Katalog Spare Part Suzuki

klik disini : Katalog Spare Part Yamaha

klik disini : Katalog Spare Part Kawasaki

klik disini : Katalog Spare Part Honda

ReadFull Article ..